Showing posts with label resmi. Show all posts
Showing posts with label resmi. Show all posts

Monday, March 24, 2014

Perbedaan Produk Resmi Grey Market Black Market Palsu

 
Biasanya, produk seperti kamera, lensa, aksesoris dijual oleh importir berlisensi, yang biasanya disebut distributor resmi, kemudian diedarkan melalui distribusi ke dealer/penjual eceran.

Produk dari grey market pasar abu-abu) tidak melalui jalan distribusi seperti ini, tapi melalui jalan lain, misalnya mengimpor langsung dari penjual atau pabrik yang berlokasi di luar negeri.

Kualitas produknya biasanya sama. Hanya saja, mungkin ada beberapa perbedaan seperti aksesoris, bahasa, kelengkapan. Ada yang nama produknya berbeda, misalnya di Jepang, Canon 650D dinamai KISS X7i, di Amerika namanya Rebel T5i.

Yang paling penting bagi pembeli adalah pelayanan purna jual seperti garansi. Biaya servis jika kamera rusak menjadi lebih mahal dan lambat daripada produk yang dijual secara resmi. Dalam beberapa kasus, pusat servis resmi dapat menolak untuk melakukan pelayanan terhadap produk yang dibeli dari grey market.

Produk grey market, bukan barang palsu. Perbedaannya, produk palsu memiliki komponen elektronik yang berbeda di dalamnya yang kualitasnya lebih rendah, sehingga cepat rusak atau kinerjanya lebih rendah daripada produk asli. Berhati-hatilah dan jangan tergiur dengan harga barang palsu yang terlalu rendah dan tidak masuk akal.

Ada satu istilah lagi yaitu produk black market (pasar gelap), biasanya ini mengacu pada produk yang diperoleh dengan cara yang tidak legal, misalnya barang selundupan atau pencurian.

Yang merupakan daya tarik terbesar produk dari grey market adalah harganya yang lebih murah yaitu sekitar 10%-30%. Produk yang dibeli melalui jalur seperti ini cenderung lebih murah karena tidak melalui jalur distribusi bertingkat (dimana setiap tingkatnya pedagang mengambil keuntungan). Harga produk resmi menjadi lebih tinggi juga karena adanya biaya operasi, iklan, tenaga kerja, sewa, dan sebagainya.

Selain itu, distributor di negara lain memiliki kebijakan harga produk yang berbeda-beda. Misalnya di Amerika Serikat dan Jepang sering ada promosi harga besar-besaran setiap musim tertentu, atau saat melakukan cuci gudang produk lama setelah produk baru dirilis.

Menjual produk dengan jalur impor langsung merupakan hal yang lumrah dan cukup banyak dilakukan oleh penjual dan toko kamera. Ada beberapa alasan yang membuat mereka menjual dengan jalur ini. Misalnya distributor resmi tidak memenuhi permintaan produk, ataupun ingin meraih keuntungan dalam persaingan harga dengan toko-toko yang ada.

Sebenarnya bukan menjadi masalah kalau toko menjual dengan jalur ini, asal toko jujur kepada pembeli tentang garansi dan asal produk tersebut. Masalahnya, seringkali ada penjual yang tidak jujur, misalnya mengaku bahwa produk tersebut bergaransi resmi, padahal kartu garansinya tiruan. Setelah di periksa serial nomornya, ternyata produk tersebut tidak terdaftar.

Jika membeli produk dari grey market, biasanya tidak ada garansinya, atau waktu berlakunya bervariasi, dari 1 bulan ke 1 tahun. Jika produknya rusak, biasanya dikembalikan ke toko dan toko akan mencoba memperbaikinya.

Jika penjualan toko tersebut cukup besar, biasanya toko memiliki teknisi khusus. Jika tidak, toko akan mengurusnya ke tempat servis lainnya, termasuk tempat servis resmi.
Read More..

Sunday, March 16, 2014

Android KitKat Dan Nexus 5 Resmi Diluncurkan

Android KitKat Dan Nexus 5 Resmi Diluncurkan - Setelah resmi diperkenalkan pada bulan September lalu, akhirnya Google secara resmi telah meluncurkan sistem operasi Android versi terbarunya yang diberi kode nama Kitkat bersamaan dengan perangkat terbaru mereka yakni Nexus 5. Perangkat yang sudah resmi diluncurkan ini tidak jauh berbeda dengan beberapa bocoran tentang spesifikasi dan wujud dari Nexus 5 sebelumnya, dimana pada salah satu bocoran tersebut menyebutkan bahwa vendor yang akan ditunjuk google untuk membuat perangkat dengan ukuran layar 5 inci ini adalah LG yang juga merupakan pembuat perangkat nexus 4.
Nexus 5

Nah bicara soal Android Kitkat, sepertinya versi Android yang satu ini akan membawa angin segar bagi para pengguna Android terutama bagi para pemilik perangkat kelas menengah kebawah. Hal ini karena konon Kitkat telah dioptimalkan untuk perangkat dengan spesifikasi yang "kurang mumpuni". Ya, kabarnya Android versi 4.4 ini tidak akan menggunakan RAM yang besar -setidaknya tidak lebih besar dari Jelly Bean- sehingga dapat berjalan dengan mulus pada perangkat yang memiliki RAM sekitar 512 MB -terima kasih Google dan para developer :D- .

Sementara itu, pada OS versi 4.4 ini Google juga telah menyematkan beberapa fitur serta UI -User Interface atau tampilan antarmuka- yang baru. Jika anda adalah salah satu pengguna yang sering menggunakan fitur voice search pada perangkat Android anda, kini dengan Android Kitkat anda hanya cukup mengucapkan "OK Google" dari home screen dan fitur tersebut pun akan diaktifkan secara otomatis. Terdapat juga beberapa fitur lain yang juga bisa diaktifkan dengan suara.

Ada juga sebuah fitur pintar untuk urusan telepon. Terdapat sebuah fitur dengan fungsi seperti "Yellow Pages" -Buku telepon berwarna kuning yang legendaris itu- dimana kita dapat melihat beberapa daftar telepon disekitar kita. Dan fitur lainnya mungkin akan sangat disukai bagi para pengguna yang sering menggunakan perangkatnya untuk menonton film atau membaca buku karena Google juga telah menyematkan "immersive mode" pada Android Kitkat. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menghilangkan (menyembunyikan) system UI dan juga on screen button sehingga pengguna dapat memanfaatkan seluruh ruang yang ada pada layar.

Sumber : Android Developer via Android Central
Read More..